PM Johnson mengatakan 127 pengemudi mengajukan visa pengemudi truk bahan bakar Inggris, Europe News & Top Stories

LONDON (REUTERS) – Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan pada Selasa (5 Oktober) bahwa 127 pengemudi telah mengajukan permohonan visa pengemudi truk bahan bakar di tengah kekurangan pengemudi akut yang telah membuat rantai pasokan tegang hingga titik puncaknya.

Johnson mengatakan kepada BBC TV bahwa industri pengangkutan telah diminta untuk memberikan rincian pengemudi yang bersedia datang ke Inggris, dan hanya memberikan 127 nama.

“Apa yang ditunjukkan adalah kekurangan global,” katanya.

Surat kabar The Times melaporkan bahwa hanya 27 pengemudi tanker bahan bakar yang melamar.

Dengan peringatan perusahaan bahan bakar dan supermarket bahwa kekurangan pengemudi memukul pengiriman, pemerintah mengatakan akhir bulan lalu bahwa untuk sementara akan membalikkan aturan imigrasi dan memberikan 5.000 visa bagi pengemudi Uni Eropa untuk beroperasi di Inggris.

Dikatakan 300 dari mereka bisa segera tiba untuk mengemudikan kapal tanker minyak.

Johnson, sementara itu, telah membantah bahwa Inggris berada dalam krisis karena kekurangan tenaga kerja atau sedang menghadapi spiral inflasi gaya tahun 1970-an.

Johnson mengatakan bahwa bisnis telah mengutamakan tenaga kerja impor berupah rendah selama hampir 25 tahun dan bahwa mereka sekarang harus membayar pekerja mereka lebih banyak dan berinvestasi lebih banyak.

Ditanya oleh radio BBC apakah Inggris berada dalam krisis, Johnson berkata: “Tidak. Saya pikir sebaliknya, apa yang Anda lihat dengan ekonomi Inggris dan memang ekonomi global sebagian besar terletak pada rantai pasokan, tekanan dan ketegangan yang Anda harapkan dari raksasa yang bangun dan itulah yang terjadi.”

Dia menambahkan, bagaimanapun, bahwa bisnis perlu menghabiskan lebih banyak. “Apa yang Anda lihat dalam 20 tahun terakhir atau lebih, hampir 25 tahun, telah menjadi pendekatan di mana bisnis dari berbagai jenis, mampu mengarusutamakan upah rendah, biaya rendah, imigrasi untuk waktu yang sangat lama,” kata Johnson.

Ditanya apakah Inggris sedang menuju spiral inflasi gaya tahun 1970-an, dia berkata: “Saya tidak berpikir bahwa masalahnya akan muncul dengan sendirinya seperti itu dan saya pikir sebenarnya kemampuan alami negara ini untuk memilah logistik dan rantai pasokannya adalah sangat kuat.”



Sumber Berita: www.straitstimes.com

Author: Christopher Murphy