Tiga ditangkap saat pelajar Inggris melaporkan serangan jarum di klub malam, Europe News & Top Stories

LONDON (AFP) – Polisi di Inggris mengatakan pada Jumat (22 Oktober) bahwa mereka telah menangkap tiga pria, setelah beberapa hari meningkatkan kewaspadaan atas laporan bahwa orang-orang yang bersuka ria telah disuntik dengan jarum di klub malam.

Sejumlah perempuan dan laki-laki muda, sebagian besar pelajar, telah maju ke depan, mengatakan mereka yakin mereka disuntik dengan jarum suntik berisi obat di klub dan bar.

Wanita khususnya selama bertahun-tahun telah diperingatkan untuk waspada terhadap minuman mereka yang dibubuhi alkohol atau obat penenang saat keluar malam.

Polisi di Nottinghamshire di Inggris tengah mengatakan pada hari Jumat bahwa mereka telah melakukan dua penangkapan sebagai bagian dari penyelidikan yang sedang berlangsung atas insiden “spiking” di kota itu.

Mereka melibatkan dua pria berusia 18 dan 19 tahun yang ditangkap karena dicurigai berkonspirasi untuk memberikan racun “dengan maksud untuk melukai, mengganggu, atau merugikan”.

Polisi mengatakan penangkapan itu tidak terkait dengan “kasus atau insiden tertentu yang dilaporkan kepada kami selama beberapa minggu terakhir” baik minuman keras atau tusukan jarum.

Di negara tetangga Lincolnshire, polisi mengatakan mereka telah menangkap seorang pria lokal berusia 35 tahun karena dicurigai memiliki obat-obatan dengan maksud untuk memberikannya.

Tetapi dugaan pelanggaran tidak melibatkan jarum, kata Polisi Lincolnshire.

Dua mahasiswi di Universitas Nottingham mengatakan kepada media Inggris minggu ini bahwa mereka yakin mereka disuntik dengan zat yang tidak diketahui saat keluar malam.

Mereka menunjukkan tanda-tanda yang jelas dan memar di kulit mereka.

Zara Owen, seorang mahasiswa tahun pertama di Universitas Nottingham, mengatakan dia terbangun setelah keluar malam dengan ingatan kabur dan rasa sakit yang tajam di kakinya, dan melihat tusukan jarum.

Seorang mahasiswa tahun kedua di universitas yang sama, Sarah Buckle, mengatakan bahwa dia dibawa ke rumah sakit oleh teman-temannya ketika dia pingsan saat keluar malam.

Dia kemudian menemukan memar dengan tanda gelap di tengah di tangannya, dia menunjukkan dalam sebuah wawancara televisi dengan Channel 4 News.

Polisi Nottinghamshire mengatakan mereka telah menerima 15 laporan tentang “dugaan spiking oleh sesuatu yang tajam” sejak awal bulan ini dari 14 wanita dan satu pria.

Mereka telah menerima 32 laporan spiking lainnya sejak awal September.

Pasukan polisi lainnya mengatakan mereka juga menyelidiki serangan serupa yang dilaporkan, yang telah mendorong siswa untuk memboikot beberapa klub dan bar, menyerukan keamanan masuk yang lebih ketat dan pengamanan yang lebih baik.



Sumber Berita: www.straitstimes.com

Author: Christopher Murphy