Universiti Teknologi Malaysia Menumbuhkan Pengusaha Berbasis Teknologi Melalui Ekosistem Komersialisasi Strategis

JOHOR BAHRU, Malaysia, 27 Desember 2021 — Universiti Teknologi Malaysia (UTM), selaras dengan tagline-nya, “innovative, entrepreneurial and global”, telah menghasilkan 45 perusahaan spin-off berbasis teknologi. Berlabuh di area khusus R&D seperti Frontier Materials, Resource Sustainability, Innovative Engineering, Health and Wellness dan Smart Digital Community, UTM bertujuan untuk memelihara dan menghasilkan lebih banyak perusahaan spin-off di masa depan.

Beberapa perusahaan spin-off berbasis penelitian UTM telah mempertahankan jutaan pendapatan setiap tahun dan menghasilkan pengembalian yang tinggi ke Universitas. Diantaranya adalah Gates IT Solutions Sdn. Bhd., DF Otomasi Sdn. Bhd. dan Biopro Cosmeceutical Sdn. Bhd.

Sejak memperoleh status Universitas Riset pada tahun 2010, UTM telah berfokus untuk memastikan bahwa R&D-nya sesuai dengan kebutuhan pasar dan masyarakat. Oleh karena itu, upaya terkonsentrasi untuk mengkomersialkan R&D dimulai dengan mengembangkan ekosistem strategis yang berfokus pada pengasuhan peneliti dan mahasiswa melalui berbagai program.

Peran Kantor Alih Teknologi

Mendukung upaya ini adalah Pusat Inovasi dan Komersialisasi UTM (ICC), kantor transfer teknologi Universitas yang membantu para peneliti dan mahasiswa dalam mengkomersialkan produk penelitian mereka dan membangun spin-off dan start-up melalui tiga fase. Melalui kerjasama dengan Pusat Kewirausahaan Inovasi & Teknologi Mahasiswa, Pusat Karir UTM, dan Klub Kewirausahaan Mahasiswa, ICC telah mengembangkan program strategis tiga fase yang terdiri dari “Pemula”, “Kompetensi”, dan “Maju”. Mereka yang mengikuti program ini dibekali dengan alat dan pengetahuan untuk menjadi teknopreneur melalui transfer pengetahuan, fasilitas, dana dan dukungan koneksi industri.

pemula

Pemula merupakan tahap awal di mana peneliti dan mahasiswa dibimbing melalui perjalanan menghasilkan ide dan prototipe melalui eksperimen dan pengembangan pembuktian konsep hingga memperoleh perlindungan Kekayaan Intelektual (HAKI). Menghasilkan ide-ide inovatif membutuhkan peneliti dan siswa untuk mengerjakan proyek yang dapat diskalakan. Oleh karena itu, proyek tahun terakhir dirancang untuk memenuhi tujuan ini dan semakin diperkuat dengan kompetisi ide bisnis dan hackathon.

Kompetensi dan Maju

Competence and Advance merupakan fase yang mempercepat proses komersialisasi. Untuk tujuan ini, UTM telah memperkenalkan program inkubasi unik untuk mendukung para peneliti dalam memajukan proses Lab-to-Market yang disebut ICCubeX.

ICCubeX terdiri dari program bimbingan yang melibatkan banyak kelompok teknopreneur untuk peneliti dan program Simbiosis untuk mahasiswa pascasarjana dan sarjana yang berfokus pada integrasi teknologi prospektif yang dikembangkan oleh universitas dan pusat penelitian.

Selain itu, Dana Pengembangan Prototipe, Dana Implementasi Teknologi, dan Dana Komersialisasi Produk disediakan dengan penilaian yang ketat pada tahap penyaringan untuk menentukan penerima yang berhasil.

Pada fase akhir ini, perusahaan baru dan perusahaan rintisan juga dilengkapi dengan fasilitas seperti kantor, laboratorium atau ruang manufaktur dan lebih banyak lagi di Technovation Park milik UTM, yang mencerminkan komitmennya terhadap dukungan ujung ke ujung bagi para peneliti dan mahasiswa.

Sinergi Mahasiswa dan Peneliti

Menurut Direktur UTM ICC, Assoc Prof. Ts. Dr. Noor Azurati Salleh, UTM akan menambah nilai ekosistem komersialisasinya dengan mensinergikan secara langsung peneliti dan mahasiswa melalui platform strategis ini dengan tren start-up saat ini.

“UTM berharap dapat membina mahasiswa sarjana dan pascasarjana kami lebih baik dengan paparan nyata dan bimbingan dengan mensinergikan mereka dengan para peneliti dalam program atau kegiatan di bawah ekosistem komersialisasi kami, kata Dr Azurati.

“Inisiatif ini akan membantu menghasilkan lebih banyak perusahaan rintisan berbasis teknologi atau CEO perusahaan spin-off di kalangan mahasiswa dan secara langsung berkontribusi pada tingkat kelayakan kerja lulusan Universitas di masa depan,” kata Dr. Azurati.

UTM, melalui ekosistem komersialisasinya, tidak hanya menghasilkan wirausahawan tetapi juga teknologi dan inovasi yang dapat meningkatkan penciptaan kekayaan dan kesejahteraan masyarakat.

Tentang Universiti Teknologi Malaysia (UTM)

UTM adalah universitas riset kewirausahaan berbasis inovasi terkemuka di bidang teknik, sains, dan teknologi di Kuala Lumpur, Johor Bahru, dan Pagoh, Malaysia. Ini terkenal karena berada di garis depan pengetahuan dan keahlian teknik dan teknologi. UTM beroperasi berdasarkan nilai-nilai inti Integritas, Sinergi, Keunggulan, dan Keberlanjutan. Nilai-nilai ini memandu praktik komunitas UTM, dan mereka tertanam dalam dorongan strategis yang mendorong Universitas menuju kejayaan. Untuk informasi lebih lanjut tentang ICC dan UTM, kunjungi https://icc.utm.my dan utm.my.

Sumber: Universiti Teknologi Malaysia (UTM)

Sumber Berita: www.asiatoday.com

Author: Christopher Murphy